Ada Apa Dengan Air Minum Kita?
Komentar:
 |
| Air Untuk Kehidupan |
AIR, berbicara mengenai elemen alam ini maka kita sebenarnya sedang membahas tentang kekayaan alam yang sangat melimpah, menurut wikipedia,
Air menutupi hampir 71% permukaan Bumi dan sekitar 1,4 triliun kilometer kubik (330 juta mil³) tersedia di alam bebas, dengan jumlah sebanyak itu mungkin kita tidak usah risau akan keberadaan
air ini.
Namun, jika kata
‘air’ tersebut mendapat imbuhan
‘minum’ di belakangnya, maka agaknya kita perlu khawatir, karena ternyata
air di alam bebas tersebut belum memenuhi kriteria untuk menyandang predikat sebagai
air minum, tubuh manusia secara alami membatasi
air minum dengan syarat-syarat tertentu.
’Bersih’ itulah syarat minimal yang harus dipenuhi
air agar bisa diminum oleh manusia.
Jika syarat minimal diatas tidak terpenuhi, maka bisa-bisa kita akan berganti status dengan segera, Rumah Sakit adalah tempat pertama yang akan kita tuju jika kita meminum
air yang tidak bersyarat tersebut. Bahkan akibatnya bisa lebih fatal lagi.
Alm bisa-bisa melekat di belakang nama anda.
Kategori
air bersih itu sendiri ternyata juga mempunyai syarat-syarat tersendiri, bahkan tidak sederhana pula kriterianya. Merujuk pada standarisasi dari
Departemen Kesehatan RI, maka syarat
air bersih mencakup :
- Syarat fisik: jernih, tdk berbau, tidak berwarna, tidak mempunyai rasa, pH 6-7
- Syarat bakteriologis: bebas bakteri patogen
- Syarat biologik: tdk boleh mengandung algae,protozoa, cacing, larva, larutan, insekta
- Syarat kimiawi: tidak boleh mengandung zat-zatkimiawi melebihi Konsentrasi Tertinggi diperkenankan (KTD).
Melihat syarat-syarat tersebut, barulah kita tersadar bahwa saat ini untuk memenuhi kebutuhan
air bersih ternyata membutuhkan proses ekstra, cara tradisional yang kita kenal selama ini adalah dengan cara menyaring
air dengan tumpukan ijuk, kerikil dan pasir yang dicampur dengan arang tempurung kelapa, atau dengan cara lain yang agak
simple yaitu dengan cara penyulingan, bukan berhenti pada proses itu saja, agar bisa di minum
air harus dipastikan terlebih dahulu terbebas dari kuman atau bakteri yaitu dengan cara merebusnya di atas api hingga mendidih, barulah
air tersebut berhak menjadi
air sehat dan siap untuk di konsumsi secara aman.
Cara tradisional tersebut diatas walaupun efektif namun belum efisien, kita tahu bahwa gaya hidup manusia di jaman modern ini dituntut serba cepat dan praktis, salah satu cara yang efektif dan efisien adalah dengan menggunakan sebuah alat
water purifier yang akan menggantikan cara-cara tradisional tersebut, tentunya dengan hasil yang lebih berkualitas,
pure it menjadi acuan untuk bisa di gunakan secara aman untuk membersihkan sekaligus menyehatkan
air.
Ada apa dengan air minum kita saat ini? Yang harus kita sadari bersama adalah keyataan bahwa
air bersih yang tersedia di alam sekitar kita persediaanya tidak sebanding dengan kebutuhan umat manusia sekarang ini. Contoh saja keadaan di kota-kota di Indonesia yang melahap areal terbuka menjadi areal pemukiman, sawah yang dahulu tumbuh padi, sekarang berubah tumbuh perumahan. . Lihatlah banyak orang tidak bisa menggunakan
air sumur karena telah berubah warna bahkan berbau, beranikah anda meminum air dari kran dirumah anda? walau kelihatan jernih, tapi fakta membuktikan air kran yang ada di negara kita belum memenuhi kriteria sehat atau tengoklah berita di media masa, kekeringan yang sering melanda di daerah tertentu di Indonesia berulangkali terjadi, hal ini menggambarkan ternyata masalah
air ini telah menjadi masalah yang serius, baik bagi umat manusia, atau bagi alam itu sendiri. Belum lagi masalah sampah yang menggenangi sungai dan menumpuk tiap hari, menambah masalah tersendiri bagi alam untuk menyediakan
air bersih.
Kadang saya berpikir benarkah kata-kata yang berbunyi
“ mari kita berbuat sesuatu untuk dunia yang lebih baik” padahal jika kita merenungkan kebenarannya, seharusnya
umat manusialah yang harus lebih baik, dengan kata lain kitalah yang harus berubah lebih baik atau lebih tepatnya lagi, sayalah yang harus berbuat lebih baik, karena tanggung jawab alam adalah tanggung jawab para penghuninnya, semoga anda juga tersadar bahwa anda juga termasuk di dalam kata
“umat manusia” tadi.
Jika sekarang ini anda sedang mendapati
air dalam jumlah yang cukup, gunakanlah dengan bijak, karena sesungguhnya anda sedang bertanggungjawab terhadap banyak kehidupan.
Perilaku Bertanggung jawab tersebut bisa kita lakukan dengan cara yang sulit ataupun dengan cara yang mudah, kalau saya sih memilih cara yang mudah saja.
Pertama, sampah selalu saya buang di tempat sampah, bahkan ketika di dalam mobil, sampah plastic sekecil pun tidak pernah saya buang di jalanan lewat jendela, malu dong mobilnya keren tapi pengemudinya jorok. Tujuannya jelas sekali, perubahan harus dimulai dari hal-hal sederhana dan diawali dari kita sendiri, mengurangi sampah dijalanan, berarti menyelamatkan lingkungan, yang pasti berdampak pada kebersihan tanah dan sungai-sungai sebagai hilir-mudiknya air.
Trus cara mudah kedua adalah memanfaatkan pekarangan rumah untuk penghijauan, selain irit ongkos, ternyata menutup pekarangan rumah dengan rerumputan dan pepohonan membuat suasana rumah kita menjadi segar, maksud saya ialah menghindari betonisasi yang berlebihan pada halaman rumah kita, agar tanah bisa menyerap
air hujan dengan baik.
 |
| Biopori di Halaman Rumahku |
Yang ketiga adalah memasang biopori di halaman rumah, fungsinya supaya air hujan bisa terserap dan tertampung dengan baik di dalam tanah. Kita bisa membuat dari pipa plaron atau botol air minum, kemudian di sisi-sisinya di kasi lubang. Mudah bukan? Saya yakin jika anda berubah lebih baik, bumi ini dengan sendirinya akan membaik. Ini semua demi kelestarian sumber
air minum kita, sumber
air terjaga demi kehidupan masa depan kita, dan anak cucu kita semua.

Label: Kelestarian Sumber Air Minum
Penabuh: Kang Supri » 21 Des 2012 Jam 16.24
Mencairkan Cek Dari GlobalTestMarket
Komentar:
 |
| Cek Dari GlobalTestMarket |
Seneng juga menerima
Cek Dari GlobalTestMarket, sebuah lembaga survei asing yang membayar membernya yang menyelesaikan survei di email kita. Kurang lebih 3 tahun kang supri menjadi member di GlobalTestMarket, awalnya emang iseng, karena biasanya di warnet waktu luang atau sisa waktu yang ada biasaya kang supri gunain untuk mengisi survei ini.
Trus gimana sie ceritanya
cara mencairkan Cek Dari GlobalTestMarket ini? memang batas pengiriman cek ini adalah 50 dollar amerika, nah cek kang supri tuh sebesar 51.05 dengan kurs waktu cek ini datang adalah Rp.9.050,00. jadi kalo di rupiahkan Cek Dari GlobalTestMarket ini sebesar Rp. 461.550,00.
Kecil sie, tapi namanya rejeki harus di terima dengan ucapan syukur :). sayangnya ketika mau
mencairkan Cek Dari GlobalTestMarket ini, kang supri kesulitan mencari Bank yang bersedia mencairkan cek ini. Alasanya bermacam-macam,
1.
Ketika di BCA, Cek ini di tolak karena nominalnya terbilang kecil, BCA mau mencairkan cek luar negeri minimal $.100. padahal ceknya kan cuma $.50.
2.
Bank Jateng menolak karena tidak mempunyai referensi dengan BBVA Compass Bank yaitu Bank yang menerbitkan cek ini.
3.
Di Western Union (
sesuai himbauan admin GTM ) mereka juga menolak, karena untuk WU di Indonesia masih terbatas untuk pengiriman Uang, bukan money currency.
Kecewa juga neh, akhirnya saya coba kontak pihak GTM untuk kejelasan nasib Cek Dari GlobalTestMarket ini. Akhirnya mereka meninta cek tersebut di atas untuk di kembalikan dan mereka akan mengganti dengan cek yang baru.
Akhirnyapun kang supri membayar 17 rb untuk ngeposin Cek
Dari GlobalTestMarket pulang ke asalnya, sekarang masih menunggu kelanjutan cek saya tersebut. Semoga kedepan ada kabar menggembirakan ketika
mencairkan Cek Dari GlobalTestMarket [LAGI].
Label: Dot Semarang, Plekenthusan, Wisata Impian
Penabuh: Kang Supri » 19 Jun 2012 Jam 12.40
Kecewa Dengan Percetakan Petraya Semarang
Komentar:
Ketika searching
percetakan semarang lewat gugle, saya menemukan web
percetakan petraya semarang, melihat webnya saya tertarik untuk mencoba membuat sebuah produk yang ditawarkan oleh petraya yaitu 2 buah X Banner ukuran 60cm x 160cm.
 |
| X Banner |
Setelah deal harga yaitu sebesar 100 Rb/ banner akhirnya saya menyerahkan 2 file jpg saya untuk diproses, di dalam benak saya, harga segitu agak mahal, namun mengingat percetakan ini mempunyai klien yang cukup besar membuat saya tidak memusingkan harga tersebut.
Oleh CS nya banner saya akan jadi setelah 1 hari. Oke seh,,, lagian banner saya tidak keburu-buru dipake.
Tiba saatnya saya mengambil banner. Saya kecewa karena banner saya di tekuk/dilipat dengan tidak rapi yang mengakibatkan gambarnya menjadi rusak karena tinta yang menempel di lapisan lain, penempatan banner saya pun di campur dengan produk milik costumer lain sehingga CS nya harus mengaduk-aduk beberapa banner untuk mencari banner saya. "Duh kok keliatan gak profesional sih" pikirku. ya tapi mo gimana lagi nasi udah jadi bubur... udah terlanjur.
1 Minggu berikutnya saya mencoba mencetak X banner lagi di tempat lain, dengan ukuran 60cm x 160cm. Kali ini saya mencoba di percetakan di deket rumah yaitu di daerah Kendal,
Percetakan Cemerlang, tepatnya di alun-alun. Disana harganya cuma 85rb, yang membuat saya senang adalah pelayanannya yang cepat, karena begitu masuk ruangan, kita langsung di ajak oleh salah satu karyawan menghadap komputer bersama, jadi ketika kita ingin cetak, kita tahu dan boleh meng-edit bersama-sama dengan editornya.
Waktunya juga terbilang cepat, jika pagi kita order, siang atau sore bisa kita ambil, waktu itu saya order jam 9.00, jam 2.00 siang saya ambil. Yang membuat saya puas adalah perlakuan terhadap banner saya yang sangat baik, yaitu setiap pesanan mempunyai tempat sendiri, jadi ketika memberikan nota, CSnya tidak kebingungan mencari, banner saya juga di bungkus dengan rapi. Tiang penyangganya jauh berbeda dengan kepunyaan Petraya, di percetakan cemerlang, tiang penyangganya lebih kuat dan ukurannya lebih tinggi. jdi ketika saya sandingkan dengan banner dari petraya sangat jauh berbeda.
Yah itulah pengalaman saya ketika mencetak banner, untuk minggu-minggu berikutnya saya tidak akan memesan lagi di percetakan petraya. Padahal kalo di itung2 tiap bulan saya menghabiskan budget 500 rb - 1,5 jt untuk keperluan promo. jadi kalo setahun sekitar 10 - 15 jt.
Untuk temen-temen, selektif dulu sebelum membeli ya, Untuk Petraya hendaknya segera berbenah, agar costumer tidak datang trus pergi, gak datang lagi, rugi besar lho.. hehehe sekedar saran sih :)
Label: percetakan semarang
Penabuh: Kang Supri » 29 Mei 2012 Jam 13.02
Curug Citro Arum
Komentar:
Curug Citro Arum, sebuah air terjun dengan ketinggian 100 meter, dinding batu yang dihiasi jernihnya air pegunungan nan sejuk, ditambah lagi pepohonan besar menjulang tinggi menambah exotisme curug alam ini.
Keberadaan
curug Citro arum ini sudah lama kang supri ketahui, dahulunya dikenal dengan sebutan
"curug lawe". salah satu Bude saya yang tinggal di daerah air terjun ini bercerita tentang asal usul desa Pakis, dan kaitannya dengan
curug Citro arum.
Ketika hari minggu kemarin 17 Maret 2012, kang supri menyempatkan ke
curug Citro arum ini, karena kata Bude saya, sebentar lagi curug ini akan di bangun dan dibuka sebagai obyek wisata, mungkin inilah kesempatan terakhir dimana air terjun di desa pakis ini masih dalam keadaan perawan.
Hutan Citro arum yang masih alamiKalau melihat keindahan air terjun ini, saya langsung teringat curug yang ada di kaliurang, dan kalau di bandingkan
curug 7 bidadari, jelas kang supri lebih tertarik dengan
curug Citro arum, karena curug ini adalah curug tertinggi di daerah kabupaten kendal, dan kolam yang terbentuk dibawahnya sangat menggoda mata untuk segera menceburkan diri dan berenang di dalamnya.
Kang supri yakin sekali jika
curug Citro arum ini di bangun, akses jalan menuju kesana di perbaiki, dan fasilitas umum di sediakan, maka keberadaan air terjun ini akan segera menjadi Ikon baru bagi dunia pariwisata jawa tengah, dan lebih luas lagi yaitu di Indonesia.
Nama di balik air terjun ini menyimpan sekelumit kisah yang menarik untuk kita simak,
Citro Arum dalam bahasa indonesia berarti
Citra harum, namun
Citro sendiri berasal dari sebuah nama seseorang, yaitu
mbah Citro, seseorang yang dahulunya tinggal untuk pertama kalinya dan merintis
Desa pakis, sedangkan
arum di ambil dari nama sumber mata air terjun ini berasal yaitu
"tuk wangi" karena di sumber air yang keluar dari tanah ini, berbau harum sehingga warga
desa pakis dan
kampung kedokan menamakan sumber mata air tersebut
"tuk wangi".
inilah beberapa foto
air terjun Citro arum yang
kang supri ambil bersama pacar dan
Bude Jumiyati sebagai pengelola pembangunan curug Citro arum ini.
Curug Citro Arum dari kejauhan

Air terjun Citro arum tampak dari depan

Air terjun Citro arum sangat dingin menyegarkan

Foto berdua di depan air terjun Citro arum
Untuk menuju air terjun Citro arum ini, teman-teman harus mencari desa Pakis, Limbangan. Kalau dari terminal Sumowono Bandungan, ambil aja arah Boja, setelah jalan sekitar 5 km cari aja sebuah tugu di samping jalan raya bertuliskan Desa Pakis. nanya aja ama warga sekitar pasti di tunjukin arah jalannya, dan jangan khawatir dengan akses jalannya, karena bulan April 2012 ini, jalan beton akan di bangun agar kendaraan lebih mudah menjangkau air terjun nan indah ini.
Temen-temen cek blogku ini aja, karena di bulan Mei nanti Air terjun ini rencananya akan dibuka untuk umum dan akan ada upacara adat untuk meresmikan curug. Pasti akan menarik dan ramai, siapin kamera dan ajak temen-temen yang banyak supaya seru, dan jadilah orang yang pertama kali berfoto-foto, bercerita tentang curug Citro arum.
Label: Wisata Alam
Penabuh: Kang Supri » 19 Mar 2012 Jam 22.12